Sabtu, 03 Oktober 2015

Diary 01

Sekolah Ekstrimis

kenapa aku memutuskan untuk mulai menulis lagi adalah karena setiap orang pasti punya sejarah hidupnya masing masing. dan seandainy sejarah hidupku bs menjadi pembelajaran untuk ku menjadi lebih baik di kemudian hari maka aku rasa aku perlu mengabadikanya

dimulai dari mana ya.

tgl 11 september 2015
jika ingat tanggal ini pasti kita terkenang dgn peristiwa sekitar 14 tahun yang lalu.

peristiwa runtuhnya menara WTC dan yang menjadi kambing hitam sekali lagi adalah kaum muslimin

sedih hatiku melihat kondisi kaum muslimin saat ini selalu menjadi kambing hitam peristiwa teroris dianggap ektrimis dan garis keras

begitu juga dgn apa yang aku alami hari ini. aku kedatangan tamu dimana lewat tamu tersebut aku ceritakan rencanaku utk memasukan anaky ke sekolah tahfiz dianggap tindakan ekstrimis

kenapa setiap ad orang islam yang sedang berusaha menjalankan syariah dan sunah rasul dgn sempurna malah dianggap sebagai ekstrimis

sudah dekatkah kita kepada hari akhirat. sehingga agama ini ketika ingin disempurnakan oleh pengikutnya justru dianggap aneh dan menyeramkan

sedih sekali agama yang begitu agung dan senpurna malah dianggap sebelah mata oleh pengikutnya sendiri

orang lebih suka berkiblat kepada ilmu - ilmu psikologi barat dibandingkan dgn rasulnya.
lebih percaya ilmu manusia dari pada ilmu ALLAH dan kitabnya

mudah mudahan Allah mengizinkan dan meridhoi setiap keputusanku sebagai orang tua. mudah mudahan Allah juga memudahkan jalan untuk anak ku menemukan takdir terbaik baginya

jika memang kuttab al fatih adalah jalan menuju bangkitnya peradaban islam aku ingin anakku menjadi bagian dari itu

jika kuttab al fatih adalah jodoh untuk anakku dan jalan agar dia bs menemukan takdirnya dan menjadi berguna utk dunia dan akhirat di masa depanny nanti. aku mohon tolong mudah kan lah jalanny ya ALLAH
AMIEN
mudah mudahan kita selalu dalam petunjuk mu ya ALLAH dan selalu ad di jalan yang lurus.

==end==
yanidwi.h@gmail.com

Tidak ada komentar: