Rabu, 02 Juni 2010

Salat dan Adab Musafir

Penjelasan tentang Fiqih Shalat bagi musafir dan adab-adab yang penting untuk diketahui berkenaan dengan hal tersebut

Salat dan Adab Musafir

Bismillahirrahmanirrahim

Safar secara bahasa berarti: Melakukan perjalanan, lawan dari iqomah. Orangnya dinamakan musafir lawan dari muqim. Sedangkan secara istilah, safar adalah: Seseorang keluar dari daerahnya dengan maksud ke tempat lain yang ditempuh dalam jarak tertentu.

Jadi seseorang disebut musafir jika memenuhi tiga syarat, yaitu: Niat, keluar dari daerahnya dan memenuhi jarak tertentu. Jika seseorang keluar dari daerahnya tetapi tidak berniat safar maka tidak dianggap musafir. Begitu juga sebaliknya jika seorang berniat musafir tetapi tidak keluar dari daerahnya maka tidak dianggap musafir. Begitu juga jarak yang ditempuh menentukan apakah seseorang dianggap musafir atau belum, karena kata safar biasanya digunakan untuk perjalanan jauh.

Rukhsoh Shalat Bagi Musafir

Seorang musafir mendapatkan rukhsoh dari Allah SWT dalam pelaksanaan shalat. Rukhsoh tersebut adalah: Mengqashar shalat yang bilangannya empat rakaat menjadi dua, menjama shalat Zhuhur dengan Ashar dan Maghrib dengan Isya, shalat di atas kendaraan, tayammum dengan debu/tanah pengganti wudhu dalam kondisi tidak mendapatkan air dll.

SHALAT QASHAR

Mengqashar shalat adalah mengurangi shalat yang 4 rakaat menjadi 2 rakaat, yaitu pada shalat zhuhur, Ashar dan Isya.

Dalil Shalat Qashar

Firman Allah SWT, yang artinya :

Dan apabila kamu bepergian di muka bumi, maka tidaklah mengapa kamu menqashar sembahyang(mu), jika kamu takut diserang orang-orang kafir. Sesungguhnya orang-orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagimu (QS an-Nisaa 101).

Rasulullah SAW bersabda:

Dari Aisyah ra berkata : Awal diwajibkan shalat adalah dua rakaat, kemudian ditetapkan bagi shalat safar dan disempurnakan ( 4 rakaat) bagi shalat hadhar (tidak safar) (Muttafaqun alaihi)

Dari Aisyah ra berkata: Diwajibkan shalat 2 rakaat kemudian Nabi hijrah, maka diwajibkan 4 rakaat dan dibiarkan shalat safar seperti semula (2 rakaat) (HR Bukhari)

Dalam riwayat Imam Ahmad menambahkan : Kecuali Maghrib, karena Maghrib adalah shalat witir di siang hari dan shalat Subuh agar memanjangkan bacaan di dua rakaat tersebut

Jarak Qashar

Seorang musafir dapat mengambil rukhsoh shalat dengan mengqashar dan menjama jika telah memenuhi jarak tertentu. Rasulullah SAW bersabda:

Dari Yahya bin Yazid al-Hana i berkata, saya bertanya pada Anas bin Malik tentang jarak shalat Qashar ? Anas menjawab: Adalah Rasulullah SAW jika keluar menempuh jarak 3 mil atau 3 farsakh beliau shalat dua rakaat (HR Muslim)

Dari Ibnu Abbas berkata, Rasulullah SAW bersabda: Wahai penduduk Mekkah janganlah kalian mengqashar shalat kurang dari 4 burd dari Mekah ke Asfaan (HR at-Tabrani, ad-Daruqutni, hadits mauquf)

Dari Ibnu Syaibah dari arah yang lain berkata: Qashar shalat dalam jarak perjalanan sehari semalam

Adalah Ibnu Umar ra dan Ibnu Abbas ra mengqashar shalat dan buka puasa pada perjalanan menepun jarak 4 burd yaitu 16 farsakh .

Ibnu Abbas menjelaskan jarak minimal dibolehkannya qashar shalat yaitu 4 burd atau 16 farsakh. 1 farsakh = 5541 M sehingga 16 Farsakh = 88,656 km. Dan begitulah yang dilaksanakan sahabat seperti Ibnu Abbas dan Ibnu Umar. Sedangkan hadits Ibnu Syaibah menunjukkan bahwa qashar shalat adalah perjalanan sehari semalam. Dan ini adalah perjalanan kaki normal atau perjalanan unta normal. Dan setelah diukur ternyata jaraknya adalah sekitar 4 burd atau 16 farsakh atau 88,656 km. Dan pendapat inilah yang diyakini mayoritas ulama seperti imam Malik, imam asy-Syafi i dan imam Ahmad serta pengikut ketiga imam tadi.

Kesimpulan: Jarak dibolehkannya seseorang mengqashar dan menjama shalat, menurut jumhur ulama; yaitu pada saat seseorang menempuh perjalanan minimal 4 burd atau 16 farsakh atau sekitar 88, 656 km.

Syarat Shalat Qashar:

1. Niat Safar

2. Memenuhi jarak minimal dibolehkannya safar yaitu 4 burd (88, 656 km )

3. Keluar dari kota tempat tinggalnya

4. Shafar yang dilakukan bukan safar maksiat

Lama Waktu Qashar

Jika seseorang musafir hendak masuk suatu kota atau daerah dan bertekad tinggal disana maka dia dapat melakukan qashar dan jama shalat. Menurut pendapat imam Malik dan Asy-Syafi i adalah 4 hari, selain hari masuk kota dan keluar kota. Sehingga jika sudah melewati 4 hari ia harus melakukan shalat yang sempurna. Adapaun musafir yang tidak akan menetap maka ia senantiasa mengqashar shalat selagi masih dalam keadaan safar. Berkata Ibnul Qoyyim: Rasulullah SAW tinggal di Tabuk 20 hari mengqashar shalat . Disebutkan Ibnu Abbas dalam riwayat Bukhari: Rasulullah SAW melaksanakan shalat di sebagian safarnya 19 hari, shalat dua rakaat. Dan kami jika safar 19 hari, shalat dua rakaat, tetapi jika lebih dari 19 hari, maka kami shalat dengan sempurna .

JAMA' ANTARA DUA SHALAT SAAT SAFAR

Jama antara dua shalat, pada waktu safar dibolehkan. Shalat yang boleh dijama adalah shalat Dzuhur dengan Asar, dan shalat Maghrib dengan Isya.

Dari Muadz bin Jabal: Bahwa Rasulullah SAW pada saat perang Tabuk, jika matahari telah condong dan belum berangkat maka menjama shalat antara Dzuhur dan Asar. Dan jika sudah dalam perjalanan sebelum matahari condong, maka mengakhirkan shalat dzuhur sampai berhenti untuk shalat Asar. Dan pada waktu shalat Maghrib sama juga, jika matahari telah tenggelam sebelum berangkat maka menjama antara Maghrib dan Isya. Tetapi jika sudah berangkat sebelum matahari matahari tenggelam maka mengakhirkan waktu shalat Maghrib sampai berhenti untuk shalat Isya, kemudian menjama keduanya (HR Abu Dawud dan at-Tirmidzi).

Shalat jama terdiri dari dua macam, yaitu jama taqdim dan jama ta khir. Jama taqdim adalah menggabungkan shalat antara shalat Zhuhur dan Asar yang dilakukan pada waktu Zhuhur dan shalat Maghrib dan Isya yang dilakukan pada waktu Maghrib. Sedangkan jama ta khir adalah menggabungkan shalat antara shalat Zhuhur dan Asar yang dilakukan pada waktu Asar dan shalat Maghrib dan Isya yang dilakukan pada waktu Isya .

Shalat Jama ah bagi Musafir yang Melakukan Qashar dan Jama Shalat

Seorang musafir yang melakukan qashar dan jama shalat, maka shalat jama ah yang dilakukan sbb:

Niat untuk melakukan shalat jama dan qashar secara berjama ah.

Disunnahkan membaca iqomah pada setiap shalat (misalnya iqomah untuk shalat Zhuhur dan iqomah untuk shalat Ashar).

Berimam pada orang yang sama-sama melakukan qashar dan jama .

Shalat jama dilakukan secara langsung, tanpa diselingi dengan shalat sunnah atau doa atau lainnya.

MENGHADAP KIBLAT

Menghadap kiblat merupakan syarat sahnya shalat, baik dalam keadaan muqim maupun musafir sebagaimana firman Allah:

"Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya"(QS Al Baqarah 144).

Maka jika seorang musafir berada dalam kendaraan; baik itu mobil, kereta api, kapal laut atau pesawat udara dan mampu menghadap kiblat, maka ia harus menghadap kiblat. Sedangkan bagi musafir yang naik kendaraan sedang ia tidak tahu arah kiblat atau tidak mampu menghadap kiblat, maka ia harus shalat menghadap arah mana saja yang ia yakini dan shalat sesuai kondisi di kendaraan. Allah SWT berfirman:

"Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka ke manapun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui"(QS Al Baqarah 115).

TATA CARA SHALAT DI ATAS KENDARAAN

1. Jika dimungkinkan maka shalat seperti biasa, yaitu shalat berjama ah, menghadap kiblat, berdiri, ruku dan sujud seperti biasa.

2. Jika tidak dapat berdiri maka shalat sambil duduk dengan gerakan shalat dalam kondisi duduk. Ruku dan sujud dengan membungkukkan punggung, dan saat sujud punggung lebih menurun dari ruku .

3. Apabila tidak mendapatkan air, maka dapat bertayammum. Cara tayammum yaitu menepuk tanah atau debu pada dinding kendaraan dengan dua telapak tangan, lalu diusapkan keseluruh wajah. Kemudian tangan yang satu mengusap yang lain sampai pergelangan tangan.

ADAB SAFAR

Apabila seorang muslim hendak melakukan safar maka hendaknya memperhatikan adab-adab safar sbb:

1. Jika terdiri dari dua orang atau lebih, maka harus diangkat seorang ketua rombongan.

2. Sebelum berangkat dianjurkan melakukan shalat sunnah dua rakaat.

3. Berdo a kepada Allah memohon keselamatan dirinya, keluarga yang ditinggal dan kaum muslimin, seperti:

"Ya Allah, kepada-Mu aku memohon dan bertawakkal, ya Allah mudahkan urusan kami, gampangkan kesusahan safarku, berilah rizki padaku berupa kebaikan yang lebih banyak dari yang aku minta, jauhkan dariku segala keburukan. Ya Rabb lapangkan dadaku, mudahkan urusanku. Ya Allah aku memohon perlindungan-Mu, dan menitipkan diriku, agamaku, keluargaku, kerabatku dan ni mat yang telah engkau berikan padaku dan pada mereka dalam hal akherat dan dunia, dan jagalah kami semua dari setiap keburukukan ya Karim"

4. Memberi wasiat (nasehat) dan meminta wasiat, sebagaimana yang dilakukan Rasulullah SAW dan para sahabatnya. Dikatakan Ibnu Umar pada Qoz ah: Kemarilah saya akan melepasmu sebagaimana Rasulullah SAW melepepasku (saat akan bepergian):

"Saya titipkan pada Allah dinmu, amanatmu dan akhir amalmu" (HR Abu Dawud)

Di riwayatkan oleh at-Tirmidzi, datang seseorang kepada Nabi saw. dan berkata: Wahai Rasulullah saw. saya akan bepergian maka bekalilah saya ! Rasulullah saw. bersabda: Semoga Allah membekali engkau dengan taqwa . Tambahlah . Semoga Allah mengampuni dosamu . Tambahlah , semoga Allah memudahkanmu dimana saja engkau berada .

5. Saat dalam perjalanan harus menggunakan waktunya pada sesuatu yang baik dan bermanfaat, seperti; memperbanyak dzikir dan do a, baca al-Qur an, membaca buku, tafakur alam, mendengarkan nasyid (lagu-lagu Islami) dll.

6. Jangan melakukan kemaksiatan, dan mengupayakan agar suasana di kendaraan menjadi Islami.

7. Membawa bekal-bekal dan sarana-sarana untuk mendukung suasana yang Islami tersebut, misalnya: Membawa mushaf Al-Qur an, buku bacaan yang Islami, kaset nasyid (lagu-lagu Islam) dll.

DOA SAFAR

Do a Keluar Rumah

"Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah, tiada daya dan kekuatan kecuali dari Allah" .

Do a Naik Kendaraan dan Safar

"Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami." Ya Allah sesungguhnya kami memohon kepada-Mu dalam safar ini kebaikan dan ketaqwaan, dan dari amal yang Engkau ridhai. Ya Allah mudahkan pada safar kami, dan pendekkan jauhnya perjalanan. Ya Allah engkau teman dalam safar dan pemimpin keluarga. Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari susahnya safar, kesedihan dan buruknya kesudahan pada harta dan keluarga . Jika akan pulang maka baca do a serupa dan ditambah: Kami kembali, bertaubat, beribadah dan memuji kepada Allah

Ketika Kendaraan yang dinaiki adalah kapal laut, maka membaca do a:

"Dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan berlabuhnya." Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang".

Firman Allah SWT :"Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya. Maha Suci Tuhan dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan" (QS Az-Zumaar 69).

wallahu'alambishawab..

Kamis, 11 Maret 2010

perpanjang SIM C di SIM keliling

tepat pada tanggal 11 Maret 2010 SIM C saya habis. saya bermaksud untuk memperpanjang di SIM Keliling. pertama-tama saya googling untuk mencari lokasi dimana berada mobil SIM Keliling, yg saya temukan adalah website berikut http://www.jakarta.go.id/samob/jadwal.htm tapi sayang itu jadwal tidak di update.

lalu saya coba SMS ke 1717, lalu ketik "SIM KELILING", tidak lama kemudian dibalas dengan SMS sesuai dengan lokasi di lima wilayah kota Jakarta. kalo bisa SMS pada pagi hari, karena saya pernah SMS sore hari tidak dibalas.
saya pun memilih di Jakarta Utara yg berlokasi di Univ.Bunda Mulia (karena dekat dengan kantor saya yg masih di daerah ancol).
saya pun menuju lokasi. sebelum menuju lokasi sebaiknya dipersiapkan :
1. SIM asli & Foto Copian
2. KTP Asli & Foto Copian
setelah tiba di lokasi biasanya mobilnya ada dua bus, bus yg besar untuk perpanjang STNK dan pilih bus yg lebih kecil untuk perpanjang SIM.
langsung ke loketnya serahkan SIM & KTP asli beserta Foto Copian, nantinya petugas akan mengembalikan KTP asli kita.
pada waktu itu saya hanya mengantri 1 orang, jadi langsung dikasih formulir untuk diisi. setelah mengisi kembali serahkan ke petugas di loket.
tidak sampai setengah jam langsung dipanggil ke dalam bus untuk scan sidik jari jempol kanan & kiri, juga tanda tangan discan. dan terakhir foto, jangan harap anda bisa ngaca dan nyisir dulu (karena emang gak disediain).
setelah selesai dia akan meminta anda untuk mencocokkan data anda dengan kartu SIM yg sudah jadi tersebut.
dan akhirnya petugas meminta biaya sebesar 130 ribu rupiah. saya langsung berikan dan petugas sempat bilang sebaiknya uang pas. saya pun memberikan uang pas dan Legaaa.....selesai juga ritual 5 tahunan.

gak lama saya ditelpon istri yg kata istri saya seharusnya biayanya hanya 65 ribu, haa??? saya pun mencari data resmi dari kepolisian, terungkap bahwa hanya 85 ribu dengan rincian biaya: kesehatan 10 ribu, asuransi 15 ribu & perpanjang sim perlembar 60 ribu.

jadi sisanya 45 ribu masuk kantong siapa? ...

Penjelasan Menkeu di PANSUS DPR.



berikut adalah hasil rangkuman yg dibuat kawan saya di salah satu forum diskusi tepatnya di MyQuran , mengenai penjelasan Menkeu Ibu Sri Mulyani Indrawati waktu di panggil PANSUS DPR.




Sangat sulit untuk menampik bahwa Indonesia tidak terkena krisis. Meskipun pada akhirnya dampak yang diderita tidak menjadi parah, setidaknya ada langkah langkah pemerintah ketika membaca kondisi-kondisi ancaman krisis. Dalam kata lain pemerintah sigap memitigasi risiko-risiko krisis yang akan terjadi berdasarkan informasi historis.

berikut kondisi-kon
disi yang bisa dijelaskan,


1. Situasi pasar keuangan pada Q-IV/2008 tertekan tajam, sebagai reaksi terhadap berita negatif pasca kejatuhan Lehman Brothers dan lembaga- lembaga keuangan global lainnya.
2. Pasar modal domestik mengalami gejolak dan harga saham terjun bebas, yang ditunjukkan dengan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) secara tajam yakni dari 2830 pada tanggal 9 Januari 2008 menjadi 1155 pada tanggal 20 November 2008 atau menurun lebih dari 50%. Secara individu beberapa perusahaan besar baik di dalam negeri maupun di luar negeri mengalami penurunan nilai kapitalisasi pasar yang sangat besar.

Grafik IHSG


3. Tekanan yang sangat hebat terjadi di pasar Surat Utang
Negara/SUN, yang tercermin dari kenaikan yield atau penurunan harga SUN Rupiah yang sangat tajam. Yield SUN naik dari awal tahun rata-rata 10% menjadi rata-rata 20% pada bulan Oktober 2008 dan 17% pada bulan November 2008. Kenaikan yield akan meningkatkan biaya utang secara signifikan dalam APBN karena setiap kenaikan 1% (100bps) akan mengakibatkan tambahan biaya utang sekitar Rp 1 triliun.

Rata-rata yield SUN mengalami kenaikan tajam pada Oktober 2008 (20%) dan November 2008 (17%) dibanding awal 2008 (10%)


4. Credit Default Swap (CDS) Indonesia meningkat tajam. Ini mengindikasikan risiko (country risk) Indonesia sedang tinggi.

Grafik Credit Default Swaps (CDS)

5. Kelangkaan dan kesulitan likuiditas di pasar keuangan, yang menyebabkan pinjaman antar bank tidak jalan, kepanikan para pelaku pasar, dan kepercayaan antar pelaku di pasar uang semakin rendah. Keadaan ini mendorong mereka mencari asset atau lokasi yang paling aman untuk berinvestasi, yang berimbas pada pelarian dana ke luar negeri (capital flight)
6. Cadangan devisa turun 12% dari USD 57.11 milyar per September 2008 menjadi USD 50.18 milyar per November 2008

Cadangan Devisa Menurun Drastis


7. Rupiah terdepresiasi 30.9% dari Rp 9.393 per Januari 2008 menjadi Rp 12.100 per November 2008 dengan volatilitas tinggi.

Depresiasi Rupiah Yang Sangat Tajam


8. Depresiasi Rupiah yang sangat tajam mengakibatkan investor asing melakukan ‘redemption’ atau melepas /menjual SUN dalam jumlah cukup besar sekitar Rp20 triliun dalam periode Agustus – November 2008.

Depresiasi Rupiah yang sangat tajam mengakibatkan investor asing melakukan ‘redemption’ atau melepas SUN


9. Banking Pressure Index (dikeluarkan Danareksa Research Institute) dan Financial Stability Index (dikeluarkan oleh BI) masuk ambang batas kritis. Banking Pressure Index per Oktober 2008 sebesar 0,9 atau lebih tinggi dari ambang normal 0,5. Hal ini mengindikasikan adanya tekanan terhadap sistem perbankan yang cukup tinggi dan potensi terjadinya kegagalan (default) yang sangat besar. Sementara itu, Financial Stability Index per November 2008 sebesar 2,43 atau di atas angka indikatif maksimum 2,0. Kedua indikator ini menunjukkan sistem perbankan dan sistem keuangan nasional dalam keadaan genting.

Banking Pressure Index Indonesia (Sumber: Danareksa Institute)

Financial Stability Index (Sumber: Bank Indonesia)


10. Terdapat potensi capital flight yang besar dari para deposan bank. Ini karena di Indonesia tidak ada sistem penjaminan nasabah bank secara penuh (full guarantee) seperti yang sudah diterapkan Australia, Singapura, Malaysia, Thailand, Hong Kong, Taiwan, Korea, serta Uni Eropa.

sumber: Kementerian Keuangan


Dengan melihat grafik-grafik tersebut saya bisa memahami apa yang disebut "kondisi kebatinan" atau "suasana mencekam" saat pengambilan keputusan tersebut.

Maka, mengatakan Indonesia tidak ada krisis itu adalah pernyataan diantara satu kemungkinan: dusta atau bodoh.

Krisis 2008 telah dibicarakan dalam berbagai media massa dan telah diakui dan dinyatakan oleh para ahli ekonomi termasuk anggota DPR. Ini Fakta bukan bualan.

Suara Karya, 24 April 2008
“Jika terpaksa, pemerintah tak perlu ragu merevisi APBN-P 2008. Atau, pemerintah juga bisa menggunakan opsi yang telah diberikan DPR jika harga minyak terus meningkat. "Dengan harga minyak yang sudah hampir mendekati 120 dolar AS per barel, pemerintah sudah harus reaslistis. Tanpa pemotongan subsidi dan penghematan penggunaan BBM, bisa jebol ekonomi kita," katanya. Adiningsih mengingatkan kerawanan ekonomi yang akan dihadapi Indonesia. Perekonomian nasional mudah terguncang karena tekanan harga minyak. Belum lagi faktor fundamental yang masih rapuh. "Saat ini pemerintah harus mulai berpikir dan bertindak untuk jangka panjang. Jangan sampai sendi-sendi ekonomi terlanjur rusak," ujarnya

Sri Adiningsih, Analis dan Ekonom


Kompas.com, 28 April 2008
Saat krisis terjadi, BI dan Pemerintah tidak akan memiliki cukup waktu untuk berdebat. Kebijakan mendasar harus diputuskan tidak dalam hitungan hari, namun hitungan jam, bahkan menit. Terlambat sedikit saja bisa menghancurkan pasar keuangan”

Bambang Soesatyo, Anggota DPR 2004 – 2009


Okezone.com, 9 Oktober 2008
Pemerintah harus menentukan manuver-manuver politiknya dan segera melakukan tindakan untuk meredam krisis yang sedang melanda Indonesia.Pemerintah sebaiknya mengambil langkah nyata selagi Indonesia belum merasakan benar jalaran badai krisis AS. Kita bisa ambil contoh bagaimana negara bagian Florida bergerak cepat mengungsikan warganya ketika badai Katarina menerjang daerah tersebut”

Drajad Wibowo, Ekonom dan Anggota DPR
Komisi XI Periode 2004-2009


Opiniindonesia.com, 10 Oktober 2008
“Kehancuran ekonomi di Amerika sudah menjalar kemana-mana, tidak hanya sektor finansial”

Hendri Saparini, Ekonom Econit


Suara Pembaharuan, 13 Oktober 2008
“…Pemerintah harus segera bertindak cepat guna mengantisipasi krisis yang sudah melanda pasar modal meluas ke perbankan..”

Mauarar Sirait, Anggota DPR 2009 – 2014


Inilah.com, 13 November 2008

Krisis ekonomi yang terjadi di Indonesia saat ini baru tahap awal. Sebab, masih akan ada lagi tahap-tahap yang lebih parah, jika Pemerintah tidak tanggap dan sadar. Perekonomian di 2008 adalah tahun gelembung, karena banyak perusahaan yang berpusat di sektor finansial.”

Rizal Ramli, Ekonom


Suarakaryaonline.com, 22 November 2008
“Negara harus melakukan penyelamatan karena proses business to business tidak bisa direalisasikan. Mungkin juga karena penyelamatan secara bisnis maupun legal tidak layak… kasus Bank Century ini dikhawatirkan menimbulkan kecemasan masyarakat menyangkut keamanan dana mereka di perbankan nasional. Karena itu, ujarnya, pemerintah makin urgent menerapkan penjaminan penuh terhadap simpanan masyarakat di perbankan.”

Drajad Wibowo, Ekonom dan Anggota DPR
Komisi XI Periode 2004-2009


Kompas.com, 2 Desember 2008

Kita terkejut dengan dampak krisis global terhadap Indonesia. Ini tidak main-main akan ada kebangkrutan industri dalam jumlah besar dan pasti ada PHK massal. Harus ada langkah serius yang konkret dari pemerintah guna mengatasi krisis yang dampaknya diperkirakan mulai terasa semester pertama tahun depan. Apa yang dikemukakan pemerintah tidak ada yang potensial untuk selesaikan masalah. Kalau ada demo besar-besaran pekerja tekstil yang PHK pemerintah jangan kaget”

Ramson Siagian, Anggota DPR
Komisi XI Periode 2004-2009


Kompas.com, 2 Desember 2008
Harus ada upaya konkret, upaya mencegah krisis sejak dini. Harus dipetakan sektor apa saja yang paling kena krisis. Dampak krisis terhadap APBN. Baiknya disampaikan hal terburuk yang berakibat dari krisis jadi dicari jalan keluar. Dalam krisis ini harus ada langkah berani dari pemerintah untuk mengantisipasi krisis. Kalau dikatakan ada kebijakan stimulus fiskal. Dalam tahun normal pun ada kebijakan itu. Harus ada kebijakan yang berbeda"

Ahmad Hafidz Nawawi, Anggota DPR
Komisi XI Periode 2004-2009


Kompas.com, 2 Desember 2008
“Perekonomian Indonesia sekarang ibarat menyimpan api dalam sekam. Bila tidak diselesaikan dengan cepat akan berdampak sistemik terhadap berbagai sektor. Terutama perbankan masalah yang terjadi dengan Bank Century bisa saja terjadi dengan bank-bank lain. Jangan diremehkan. Harus ada antisipasi dari pemerintah dan Bank Indonesia"

Melchias Markus Meneng, Anggota DPR
Komisi XI Periode 2004-2009


Suarakarya-online.com, 17 Desember 2008
Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, dampak krisis jelas sudah demikian terasa, yakni jatuhnya nilai IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan aktivitas bursa beberapa waktu lalu. Dampak krisis paling nyata juga terlihat dari turunnya omset ekspor produk-produk Indonesia ke pasaran dunia, terutama AS dan Eropa, termasuk produk yang dikelola oleh pengusaha bidang usaha kecil dan menengah (UKM) hingga industri besar nasional. Kesulitan diperkirakan semakin besar karena penguatan pasar domestik yang diharapkan bisa menyerap berbagai produk nasional belum bisa maksimal”

Avilliani, Analis dan Ekonom


Suarakarya-online.com, 18 Desember 2008
Dampak dari krisis ini bukan hanya ancaman pengangguran, melainkan lebih dari itu, yakni penurunan kualitas hidup masyarakat. ... Kondisi ini sudah terlalu sulit untuk pemerintah mencari jalan keluarnya. Sebab, krisis saat ini sangat berbeda dengan krisis 10 tahun silam (1998). Pada krisis moneter 1998, hanya kalangan tingkat ekonomi atas saja yang merasakannya. Krisis kali ini memukul rata perekonomian masyarakat di setiap kelas.”

Ichsanuddin Noorsy, Ekonom


sumber: kehumasan, Kementerian Keuangan

Jika ada anggota DPR mengatakan Indonesia aman aman saja, tidak terjadi apa-apa, tidak mengalami ancaman krisis maka mohon maaf saya katakan salah satu dari dua kemungkinan: DUSTA atau BODOH!

Semoga bisa memuaskan rekan rekan yang mungkin tidak sempat menonton Sri Mulyani atau Budiono ketika menjelaskan di pansus.

Terima kasih ...