Minggu, 28 Oktober 2012

Bersyukur dengan Berkurban


Bismillahirrahmanirrahim,


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillah.
Alhamdulillahilladzi arsala rasulahu bil huda wa diinilhaq, liyudzhirohu aladdiiny kullihi wa kafa billahi syahida.
Asyhadu ala ilaha ilallah wahdahullah syarikalah wa asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh laa nabiyya ba'da

Allahummasholli wa salim Ala sayyidina wa habibina wa syafi'ina wa maulana Muhammad wa ala alihi wa ashabihi wa anit tabi'in wa tabiut tabi'in bi ihsani ila yaumiddin.

Amma ba'du

Segala puja puji bagi Allah SWT Rabb semesta alam,
Atas izinNya kita bisa hadir untuk melaksanakan sholat zhuhur berjamaah di masjid nurul falah ini,
banyak sekali nikmat yg diberikan kepada kita diantaranya yg terbesar adalah nikmat Iman, Islam, serta nikmat sehat.

Sholawat dan salam kita haturkan kepada baginda Nabi Besar Muhammad SAW beserta para keluarga,shahabat, tabi’in ,tabiut tabiin dan umatnya yg senantiasa mengikuti ajarannya hingga yaumil akhir.

Jamaah sholat zuhur yang dirahmati Allah.

Pada hari ini bertepatan dengan tanggal 6 dzulhijjah 1433 H, yang artinya 4 hari lagi menuju hari raya idul adha atau bisa disebut hari raya idul kurban.

Allah SWT berfirman dalam Surah At-Taubah: 24
Katakanlah: "jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya." Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.

Nabi Ibrahim AS yang mempunyai julukan Khalilullah atau kekasih Allah SWT telah membuktikan pada saat ada perintah untuk mengkurbankan anaknya yaitu Nabi Ismail AS, maka beliau pun samina wa athona dan perintah yang datang melalui mimpi tersebut disampaikan kepada putra beliau. Sang Ayah dan anak pun se iya se kata samina wa athona.

Bayangkan apabila hal itu di ujikan kepada kita? Apa yang akan terjadi ? Allahu ‘alam. Tapi yang jelas kita sebagai seorang muslim berpegangan pada Surat Al-Baqarah ayat 286: “Allah tidak membebani seseorang melainkan dengan kesanggupannya”.

Syariat kurban sudah ada sejak dahulu kala, baik yang diperintahkan untuk tujuan ibadah kepada Allah SWT maupun untuk tujuan selain itu.
Nabi Muhammad SAW kembali menegaskan syariat kurban melalui syariat Islam. Seperti yang tercantum dalam Surah Al-Kautsar:
1.       Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak.
2.       Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah
3.       Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus.

Allah memerintahkan kita untuk bersyukur diantaranya dengan cara mendirikan sholat dan berkurban. Setelah kita diberikan beragam nikmat seperti nikmat Iman, Islam, sehat maka cara kita bersyukur adalah dengan mengembalikannya kepada pemberi nikmat yaitu Allah SWT.

Dan Allah memerintahkan kita diantaranya dengan mendirikan sholat dan berkurban. Setiap helai bulu kurban adalah kebaikan. Coba dihitung ada berapa bulu dalam satu hewan kurban? Pasti sangat banyak.

Sebagai penutup cukuplah ayat berikut untuk menjadi peringatan bagi kita umat Islam.
Q.S  Ibrahim: 7
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih."

Allahu’alam bishshowab.
Subhanakallahumma wa bihamdika Asyhaduala ilaha ila Anta Astahfiruka wa Atubu ilaik.
Alhaqqu mirrabik, wal afwan minkum
Wassalamu’alaikum wr.wb.

disampaikan di Masjid Nurul Falah, 22 Okt 2012 / 06 Dzulhijjah 1433H
PT. Indonesia Power UBP Priok.

Tidak ada komentar: